I

Artikel

Aturan Ibadah Umrah Direvisi Menag

Selasa
20:54:09 27 Maret 2018

 

SuaraNW—Aturan penyelenggarana ibadah umrah yang selama ini mengacu kepada Peraturan Menteri Agama  Nomor 18/2015, direvisi Menteri Agama kepada Peratuan Menteri Agama  Nomor 8 Tahun 2018. Kaitannya dengan biro penyelenggara ibadah umrah diperketat.

Sebagaimana dilansir dari detik.com, Menteri Agama menyampaikan proses keberangkatan jamaah umrah paling lambat enam bulan setelah mendaftar, atau 3 bulan setelah lunas.

“Ada ketegasan bahwa calon jemaah umroh selambat- lambatnya setelah mendaftarkan diri dia harus diberangkatkan setelah 6 bulan. Atau, 3 bulan setelah melunasi,” ujar Lukman Hakim pada rapat dengan Komisi VIII DPR, Senayan, Jakarta, Selasa( 27/03).

Lebih lanjut, regulasi ibadah umrah terbaru ini melarang uang jamaah diputar  untuk usaha atau bisnis lain. Menurut Peraturan Menteri agama ini, umrah adalah ibadah bukan bisnis.

“PMA tegaskan perjalanan umroh hakikatnya ibadah, bukan bisnis. Berdasarkan ketentuan syariat,” Ucap Menag. (27/03). 3L/detik.com/suaranw

 

Sumber Foto: buana.co

Share

Artikel Lainnya

Tentang Penulis

Suara NW

Akun Resmi Suara NW yang Dikelola oleh Admin.

Komentar

Berita Populer

Artikel Populer

Nasihat TGB

Statistik Pengunjung

    1390997

    Total pengunjung : 619.032
    Hits hari ini : 25
    Total Hits : 1.390.997