I

Artikel

Umar Khayyam: Penyair, Saintis, Filsuf, dan Matematikawan Islam

Selasa
08:38:32 29 November 2016

Masa kini dan masa depan

            orang akan datang dan berkata, “Inilah aku”

Hadiah emas atau perak ia berikan,

            sambil berkata, “Inilah aku”

Namun, ketika suatu masa dalam hidupnya ia jatuh sakit,

            maut memerangkap dan berkata, “Inilah aku”   -Khayyam

            suaranw.com- Syair adalah suatu hal yang sangat penting bagi sebagian orang dan bersifat mendunia. Syair banyak digunakan sebagian penyair khususnya penyair muslim untuk menyampaikan pesan-pesan illahiat sampai kepada pesan kemanusiaan. Siapa yang tak kenal dengan Umar Kahyyam, seorang penyair terkenal yang berasal dari Persia. Nama aslinya Ghiyātsuddin Abulfatah 'Umar bin Ibrahim Khayyāmi Nisyābūri. Khayyām berarti "pembuat tenda" dalam bahasa Persia. Suatu hari pada masa hidupnya Khayyam pernah berangan-angan, jika ia meninggalkan dunia ini ia menginginkan makamnya berada di suatu tempat yang bila musim semi tiba ia menjadi tempat kuncup-kuncup bunga berguguran. Ratusan tahun kemudian sang arsitek yang bernama Hosshang mewujudkan mimpinya tersebut. Ia membangun makam Khayyam tepat di bawah pohon peach, konon bila musim gugur tiba bunga-bunga itu akan memenuhi pusaranya.

            Khayyam begitu dihormati di tanah kelahirannya, yakni di Persia. Hampir seribu tahun setelah kepergiaannya, orang-orang masih mengingat Khayyam dengan baik. setidaknya sehari dalam setahun sebagian masyarakat selalu mengenangnya. Tepat pada hari kelahirannya pada tanggal 18 Mei. Berbagai festival digelar untuk menghidupkan kembali semangat Khayyam.

            Pada pusara Khayyam ada sekitar 20 bait menghiasi dinding-dinding bangunan yang berbaur dengan mozaik keramik. Khayyam tidak pernah mengumpulkan sendiri karya-karyanya. Buku Rubaiat yang sangat terkenal itu baru disusun setelah kepergiannya. Seribu syair yang dinisbatkan kepada Khayyam, sebagiannya bercampur dengan puisi yang ditulis oleh para muridnya. Terlepas dari pro dan kontra isi Rubaiat, karyanya ini menjadi pengaruh yang besar kepada sastrawan besar dunia Edward Fitzgeral pada masa Victoria telah mempublikasikan beberapa kwatir-an Khayyam dalam bahasa Inggris.

            Namun sayang Fitzgeral sendiri tidak terlalu memahami teks-teks Khayyam yang sufistik secara utuh. Sebagaimana kebanyakan penyair Persia lainnya. Khayyam banyak menggunakan kiasan-kiasan sufistik yang mengandung makna batiniah. Namun mereka memaknai teks-teks itu secara materi. Penyair Khayyam bukan hanya dikenal sebagai penyair hebat namun ia juga merupakan seorang astronom yang hebat. Untuk menghargai jasa-jasanya itu salah-satu kawah di bulan dinamai Umar Khayyam. Semasa hidupnya Khayyam banyak memiliki kepandaian di berbagai kiprah di dunia astronomi. Ia sempat membuat peta bintang yang sekarang lenyap di angkasa. Bersamaan dengan temannya Khayyam juga pernah mengelola sebuah observasi astronomi dan mengoreksi hitungan hari dalam setahun secara lebih akurat.

            Itulah kehebatan-kehebatan yang dimiliki oleh Khayyam penyair muslim yang kondang sepanjang masa. Kembali lagi pada konteks syair. Syair sangat berpengaruh dalam kehidupan Khayyam, syair bisa digunakan untuk mengungkapkan makna batin yang tak bisa terungkap. Yang selalu orang-orang kenal dari Khayyam adalah pesan-pesan yang diungkapkannya pada larik-larik puisinya dalam syair “Inilah Aku” yang telah ditulis di awal. Ia seakan-akan menyindir orang yang selalu menyombongkan diri. Namun pada waktunya datang kesombongan itu tak akan dapat menyelamatkan sama sekali. Ketika kita lihat sekilas pesan ini terihat sederhana, namun sangat mendalam. Ia akan mendatangi siapa pun, kapan pun, dan dimana pun orang.

            Inilah kekuatan syair, ia bisa menyadarkan manusia tergantung bagaimana manusia itu menafsirkannya. Syair menjadi nada indah untuk alam semesta. Dengan syair orang-orang besar seperti Khayyam bisa abadi dengan keindahan sajaknya.(29/11).Riza/sumber: buku The Road to Persia

 

 

 

Photo: tamiangnews.com

Share

Artikel Lainnya

Tentang Penulis

Riza Mariani

Komentar

Berita Populer

Artikel Populer

Nasihat TGB

Statistik Pengunjung

    1091839

    Pengunjung hari ini : 12
    Total pengunjung : 577806
    Hits hari ini : 706
    Total Hits : 1091839
    Pengunjung Online : 1