I

Artikel

Rinjani: Gunung kita bersama*

Minggu
12:34:38 15 Januari 2017

Akhir-akhir ini, group WA, Line, Facebook khusunya masyarakat Lombok dihiasi dengan perdebatan panjang tentang rencana Pembangunan Kreta Gantung di Gunung Rinjani. Diskusi-diskusi tersebut sangat menarik untuk diikuti dan dalam artikel ini saya akan memberikan pandangan secara seimbang, semoga bermanfaat. Pertama akan digambarkan dampak negatif dan setelah itu dampak positif dari Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani. 


Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani akan berdampak negatif bagi Lingkungan dan Ekologis, keberadaan Gunung Rinjani lengkap dengan komposisi vegetasi nya memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan di Lombok. 

Danau Segara Anak saat ini menjadi sumber utama pengairan yang terhubung langsung dengan Daerah Aliran Sungai utama seperti Dodokan, Menanga, Putih dan Jelateng. Kawasan Hutan Rinjani lengkap dengan keberagaman fungsinya, seperti hutan lindung, tempat melestarikan flora dan fauna. 

Hasil pengamatan pada tahun 2000, tercatat ada 426 jenis flora dari 95 family. Keanekaragaman ini bermanfaat bagi sumber plasma nutfah dan keindahan alam, yang dapat di manfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, dan tempat wisata alam. 

Bagiamana jika pembangunan Kreta Gantung tetap dilaksanakan? Solusi yang tepat adalah ketika proses ataupun saat beroperasinya nanti, pemerintah dan investor harus memastikan bahwa kehadiran Kereta Gantung tidak merusak Lingkungan dan Ekologis di Gunung Rinjani. 

Bagi masyarakat Lombok, Gunung Rinjani merupakan jiwa suku sasak. Diyakini bahwa Gunung Rinjani adalah tempat yang sakral untuk melakukan aktivitas agama dan budaya. Keramaian yang ditimbulkan oleh kehadiran Kreta Gantung ini tentunya akan mengganggu ketentraman yang sudah ada. 

Patut di jadikan pertimbangan juga, bagaimana dengan jalur pendakian yang sudah ada saat ini, khusus nya jalur pendakian yang dimulai dari Sembalun. Masyarakat yang bekerja sebagai porter, pemilik homestay, rumah makan di Sembalun, bisnis ini harus tetap dijaga juga. 

Esensi dari pendakian gunung adalah bagaimana proses nya, bukan hanya tentang akhirnya. Volume pengunjung yang banyak akan menambah masalah yang sudah ada yakni “sampah” yang akan semakin banyak, akan tetapi jika dikelola dengan baik, maka kebersihan di Gunung Rinjani akan tetap terjaga, hadirnya Kereta Gantung juga bisa dijadikan alat untuk transportasi sampah ke tempat pengolahan.

Sedangkan dampak postifnya yaitu Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, secara teori investasi berafiliasi dengan peningakatan pendapatan di sekitar lokasi investasi. Pembangunan Kreta Gantung diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. 

Informasi yang beredar, total investasi nya mencapai miliaran rupiah dengan luas lahan yang dibutuhkan mencapai 175 hektare(ha). Lokasi pembangunan Kereta Gantung dimulai dari Kebun Kopi Desa Lantan hingga puncak gunung rinjani. Selain itu, di sekitar lokasi tersebut akan dibangun sarana dan prasarana pendukung seperti hotel, villa, restoran, pusat kesehatan, pusat perbelanjaan dan pusat olahraga. 

Agar yang menerima manfaat dari pembangunan tersebut adalah masyarakat sekitar, maka dibutuhkan langkah strategis baik oleh pemerintah maupun pihak investor. Seperti, mempersiapkan sumberdaya manusia yang akan terlibat baik sebelum ataupun sesudah pembangunan. secara umum, masyarakat khususnya Desa Lantan berprofesi sebagai petani (sawah dan kebun), bagaimana memberikan pelatihan khusus kepada masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam proses pembangunan. 

Jangan sampai karena keahlian yang dimiliki saat ini belum memadai, masyarakat sekitar hanya sebagai penonton dan tukang parkir. Pelatihan dibidang pariwisata menjadi solusinya, baik kerjasama dengan sekolah pariwisata atau menggandeng pelaku wisata yang ada di Lombok.

Manfaat selanjutnya adalah adanya Lokasi Wisata Baru, posisi Lombok saat ini menjadi destinasi wisata primadona baik bagi turis luar ataupun dalam negeri. Kunci dari keberhasilan pengembangan pariwisata adalah terus berinovasi dan pengembangan lokasi wisata, keberadaa kereta gantung ini bisa menjadi salah satu jawabannya. 

Menjadi lebih menarik karena, saat ini yang bisa “foto/selfie” dengan background keindahan danau Segara Anak adalah bagi yang muda dan memiliki kekuatan mendaki gunung. Dengan kehadiran Kereta Gantung, anak-anak dan orang tua bisa menikmati keindahan Gunung Rinjani. 

Apapun kebijakan akhir yang diambil oleh pemerintah, semoga berdampak positif bagi masyarakat Lombok.

 

*Saya memilih kata “bersama” karena Gunung Rinjani bukan hanya tanggung jawab satu pihak, baik itu pemerintah, investor, masyarakat ataupun wisatawan yang datang ke Lombok

**Gambar Ilustrasi kereta gantung lombok, Sumber gambar: lombokkita.com

Share

Artikel Lainnya

Tentang Penulis

Supiandi

Santri Diniah-Almajidiyah Nahdlatul Wathan Dasan Gerung-Desa Tirtanadi-Lombok Timur, saat ini sedang menempuh studi Ekonomi Maritim di Universiteit Antwerpen, Belgia.

Komentar

Berita Populer

Artikel Populer

Nasihat TGB

Statistik Pengunjung

    1043132

    Pengunjung hari ini : 7
    Total pengunjung : 576440
    Hits hari ini : 464
    Total Hits : 1043132
    Pengunjung Online : 1