I

Berita

Pengurus PBNW Penterjemah Presiden dan Raja Salman

Rabu
17:15:47 01 Maret 2017

SUARANW.COM - Warga Nahdlatul Wathan patut berbangga, Ketua V (Urusan Eksternal) Dewan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) periode 2016-2021 Dr H Muchlis M Hanafi,MA ditunjuk pihak istana kepresidenan sebagai penterjemah resmi untuk memperlancar komunikasi antara Presiden Joko Widodo dengan Raja Salman, selama raja kerjaaan Arab Saudi ini bertandang ke Indonesia.

Pria jebolan doktoral Universitas Al Azhar ini terlihat selalu berada di tengah-tengah Presiden Joko Widodo dan Raja Salman, sejak pesawat kerajaan Saudi Arabia mendarat di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Rabu siang (1/3).

Pekan lalu, Muchlis yang juga karib dari Ketua Umum PBNW Dr TGB HM Zainul Majdi ini didaulat menjadi khatib shalat Jumat di Masjid Hubbul Wathan Islamci Center, Mataram. Dilanjutkan membawakan majlis ilmu tentang tafsir Al Qur’an yang rutin digelar, ba’da Jumat di Masjid Hubbul Wathan.

Saat ini, Dr Muchlis tercatat sebagai salah satu pejabat di Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran Kementerian Agama RI. Muchlis dan TGB terlihat bersama-sama turun aksi 121 yang fenomenal. Dua tokoh ini dikenal sebagai sahabat, sama-sama tercatat sebagai penghafal Al Qur’an dan jebolan doktor Ilmu Tafsir Al Qur’an di Universitas Al Azhar, Kairo Mesir.

Akademisi IAIN Mataram Dr H Kadri mengatakan hal ini bisa menjadi hal positif bagi NW dan NTB untuk lebah diakui di pentas nasional. Posisi Dr Muchlis ini menunjukkan, bagaimana kader NW bisa berperan strategis, seperti halnya posisi Ketua PBNW TGB HM Zainul Majdi yang saat ini menjabat sebagai Gubernur NTB dua periode.

“Ini sangat positif,” tandas Kadri.

Tidak hanya itu, kata Kadri, TGB selaku Gubernur bisa menitip banyak hal untuk mengkomunikasikan atau mempromosikan NTB ke Raja Salman. Apalagi status NTB, khususnya pulau Lombok sudah diakui dunia Internasional sedang giatnya menggalakkan wisata halal. “Momentum ini harus dimanfaatkan. Kesempatan ini tidak datang dua kali,” beber Kadri.

Kedatangan Raja Salman ke Indonesia ini menyedot perhatian publik. Selain bersejarah, karena merupakan kunjungan kedua Raja Arab Saudi ke Indonesia. Raja Pertama yang berkunjung ke Indonesia adalah Raja Faisal, 47 tahun silam. Kunjungan Raja Salman juga heboh di media terkait jumlah rombongan yang diperkirakan mencapai 1.500 orang, disertai belasan menteri, dan 25 orang pangeran.

Setidaknya ada tujuh flight yang akan mengangkut rombongan beserta barang kebutuhan yang dibawa. Termasuk kendaraan resmi raja, dan tangga pesawat eksalator yang banyak dikomentari publik.

Semua tentu berharap, kedatangan Raja Salman membawa hal positif bagi Indonesia. Termasuk adanya peran kader NW sebagai penterjemah bisa membawa angin segar hubungan ekonomi Arab Saudi dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Share

Berita Lainnya

Tentang Penulis

Suara NW

Akun Resmi Suara NW yang Dikelola oleh Admin.

Komentar

Berita Populer

Artikel Populer

Nasihat TGB

Statistik Pengunjung

    1041050

    Pengunjung hari ini : 6
    Total pengunjung : 576380
    Hits hari ini : 1410
    Total Hits : 1041050
    Pengunjung Online : 1