Semua Berlomba, Semua Menang

By Redaksi SuaraNW 30 Mar 2021, 06:37:04 WIBOpini

Semua Berlomba, Semua Menang

SuaraNW. Com - Nama atau lambang apapun, itu penting, tapi yang terpenting adalah "tujuan" penggunaan segala jenis atribut tersebut. Jika pendiri dan pembuat lambang itu menggunakannya untuk fastabiqul khairot dan mewadahi perjuangan, maka para penerus pendiri lambang itu-pun harus tetap menggenggam semangat sang pendiri. 


Karena semangatnya adalah berfastabiqul khairot, maka saat ada lambang lain (yang mungkin agak 'sedikit' mirip) dengan lambang yang  digunakan, seharusnya tidak perlu khawatir dan atau sampai mencaci-caci. Karena sejatinya apapun bentuk lambang tersebut (lambang perjuangan kebaikan) tujuannya adalah untuk mencover perjuangan, menampung kebaikan, bukan untuk "mencari dulang" atau "menambah kader" apalagi 'mempertebal kantong'. 


Ingat  !!! Semangatnya adalah : berlomba dalam kebaikan. Kalau semangatnya berlomba untuk kebaikan, maka seperti apapun nama dan bentuk lambang lainnya, sebanyak apapun yang mengikuti dan seperti apapun kegiatannya, pasti tidak akan goyah dari tujuan utama. 


Jika semangatnya fastabiqul khairot, 

Tak akan khawatir sebanyak apapun lambang perjuangan lainnya,

Tak akan khawatir seperti apapun bentuk lambang perjuangan lainnya,

Tak akan khawatir seperti apapun kegiatan perjuangan yang dilakukan oleh lambang lainnya.


Tak perlu khawatir  !!!

Apalagi sampai 'menggugat' dan mencari-cari 'pembenaran' atau 'dalil' atau apapun namanya untuk mendukung  program 'merendahkan dan menyalahkan lambang lainnya"


Jika di tengah perjalanannya, para pembawa lambang tersebut ternyata masih khawatir (misalnya : khawatir kehilangan pendukung, kehilangan kader, merasa tersaingi dan sebagainya hanya karena 'nama' atau lambang yang sama atau beda) dengan simbol lain, maka bisa dipastikan semangat 'membawa lambang'nya keluar dari rel fastabiqul khairot. Padahal si pembawa lambang lainnya juga semangatnya sama, fastabiqul khairot.


Karena lambang-lambang ini tujuan satu-satunya adalah khairot (kebaikan), maka semua pihak berhak mengikuti 'lomba' ini. Semua berhak meraih kebaikannya. Kebaikan dalam tujuan maupun proses meraih tujuannya. 


Kita sering mendengar makna 'fastabiqul khairot' adalah berlomba meraih (atau dalam) kebaikan. Boleh juga kita sebut berlomba. Hanya saja perlombaan ini beda. Perlombaan ini tidak seperti lomba lari. Tidak juga seperti pertandingan balap, lomba pacuan kuda, atau lomba-lomba lainnya (seperti lomba merebut pengaruh supaya banyak pendukung) yang hanya menetapkan satu pemenang. Ini lomba kebaikan. Setiap pesertanya menjadi pemenang. Mau pesertanya menggunakan lambang atau personal, mau laki atau perempuan, apapun jenisnya. Selama dia berniat dan bertekad untuk melakukan kebaikan, maka dialah pemenangnya. Yang kalah adalah mereka yang semangatnya bukan fastabiqul khairot. Yang kalah adalah mereka yang semangatnya memecah belah, bikin gaduh. 


Sebagai tambahan, kami ingin menyampaikan sebuah cerita yang kami dengar langsung dari guru kami. Cerita ini sebenarnya tidak ada kaitannya dengan tulisan di atas. Mungkin kejadiannya beda, tapi isinya kurang lebih sama. 


Guru kami, Al-Maghfurulahu TGH M Zahid Syarief Rahimahullah pernah bercerita. Kira-kira begini :


Dulu, di Masjdil Haram itu banyak sekali Halaqah-Halaqah yang diisi oleh para Masyayikh. Satu syaikh muridnya sampai ratusan bahkan ribuan yang hadir di halaqahnya. Sebaliknya, ada juga satu syaikh yang memiliki hanya satu murid. 


(Dalam pikiran kita, tentu yang lebih banyak muridnya lebih alim daripada yang memiliki hanya seorang murid. Padahal tidak menjadi tolak ukur).


Suatu ketika, syaikh yang memiliki seorang murid tersebut tidak bisa mengisi halaqoh. Akhirnya si murid tadi pindah halaqah ke tempat syaikh yang memiliki banyak murid. Si murid tadi mengikuti dengan seksama kajian syaikh tersebut. 


Setelah usai kajian, si syaikh mempersilahkan para murid untuk bertanya. Tak ada satupun murid yang mengacungkan tangan untuk bertanya. Tiba-tiba, murid syaikh yang hanya seorang diri tadi mengacungkan tangan untuk bertanya. 


Saat si murid selesai bertanya, si syaikh yang memiliki ribuan murid itu diam seribu bahasa. Pertanyaan si murid tadi diluar dugaan si syaikh (Saat diceritakan, Guru Kami tidak menyebutkan pertanyaan si murid. Intinya pertanyaannya adalah permasalahan yang sulit. Tidak bisa dijawab langsung oleh si syaikh) .


Akhirnya si syaikh bertanya tentang seluk beluk si murid tadi. Dan diketahuilah bahwa dia adalah murid dari syaikh lainnya yang hanya memiliki datu orang murid saja. 


Si syaikh pulang, langsung membuka kitab-kitabnya, mencari jawaban pertanyaan si murid tadi. 


Kesimpulannya, besar atau kecil sebuah lambang perjuangan, banyak atau sedikit pengikutnya, seperti apapun atribut yang melekat pada dirinya, yang penting itu adalah kemanfaatan apa yang bisa dia berikan kepada masyarakat melalui 'lambang-lambang' tersebut. 


Kualitasnya, bukan kuantitasnya. 

Isinya, bukan kulitnya. 


Sebagai penutup, kami ingin sampaikan sebuah kata hikmah di dalam kitab Fawaidul Mukhtaroh yang artinya :


"Memperbaiki kualitas amal, jauh lebih Allah sukai daripada (hanya) menambah amal tanpa memperhatikan kualitas"


Memperbaiki kualitas 'lambang' jauh lebih Allah Cintai daripada hanya sibuk 'menumpuk kuantitas'. 


Selamat menghidupkan malam Nishfu Sya'ban. Wallahu A'lam Bish-Showwab. (Redaksi SNW).


Oleh : Ibnu Rifa'i Al-Bushuriy 

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat


  Bagaimana pendapatmu tentang SuaraNW.Com?
  Sangat Bagus dan Bermanfaat
  Bagus dan Bermanfaat
  Cukup Bagus dan Bermanfaat

Komentar Terakhir

  • WimScask

    <a href="https://ivermectinforhumans.monster/">s tromectol uk</a> ...

    View Article
  • YonScask

    <a href="http://orderviagraonline.quest/">buy viagra best price</a> ...

    View Article
  • TeoScask

    <a href="http://ivermectinsale.quest/">ivermecti n uk coronavirus</a> ...

    View Article
  • UgoScask

    <a href="https://iverm.quest/">ivermectin 3mg</a> ...

    View Article